Sabtu, 05 November 2016

Psikologi Manajemen: Tugas 8 November 2016

Nama   :           Sheila Rahmi Syafitri
Kelas   :           3PA10
NPM   :           1A514209

A.    Keuntungan dan Kelemahan Rekrutmen Internal dan Eksternal
Rekrutmen Internal
Keuntungan :
            1.      Karyawan telah familiar dengan perusahaan
            2.      Biaya rekrutmen dan pelatihan lebih rendah
            3.      Meningkatkan moral dan motivasi karyawan
            4.      Peluang berhasil, karena penilaian kemampuan dan keahlian lebih tepat
Kelemahan :
            1.      Konflik politik promosi posisi
            2.      Tidak berkembang
            3.      Masalah moral tidak dipromosikan

Rekrutmen Eksternal
Keuntungan :
            1.      Memiliki gagasan dan pendekatan baru
            2.      Bekerja mulai dengan lembaran bersih dan memperhatikan spesifikasi pengalaman
            3.      Tingkat pengetahuan dan keahlian tidak tersedia dalam perusahaan yang sekarang
Kelemahan :
            1.      Keterbatasan keteraturan antara karyawan dan perusahaan
            2.      Moral dan komitmen karyawan rendah
            3.      Periode penyusunan yang lama

B.     Alat Ukur Psikologi yang Sering Digunakan Dalam Seleksi Karyawan
      1.       Tes kecakapan/kemampuan kognitif
   Tes yang dirancang untuk menentukan sejauh mana baiknya seseorang dapat melakukan sesuatu. Tes kecakapan dapat dibedakan dalam kelompok-kelompok berikut: tes kecakapan intelektual, tes kecakapan keruangan dan mekanikal, tes ketepatan pengamatan (perceptual accuracy), tes kecakapan gerak (test of motor abilities).
Contoh: tes Kecakapan Mental Umum (General Mental Ability)
      2.      Tes kepribadian objektif
    Tes ini merupakan ukuran-ukuran dari ciri-ciri kepribadian yang mempunyai bentuk yang berstruktur. Tidak ada jawaban-jawaban yang salah atau benar, individu sendiri menetapkan jawaban mana yang paling sesuai dengan dirinya. Tes kepribadian objektif dapat dibedakan ke dalam tes-tes kepribadian dan tes-tes minat kejuruan (vocational interest).
Contoh: EPPS, Holland, RMIB
      3.     Tes kepribadian proyektif
    Tes ini merupakan ukuran-ukuran dari ciri-ciri kepribadian yang bentuknya tidak terstruktur. Individu harus memberikan jawaban-jawabannya terhadap rangsang-rangsang yang taksa (ambiguous). Jawaban-jawabannya ini akan memperlihatkan secara lebih lengkap dinamika kepribadiannya. 
Contoh: tes Wartegg, DAP, HTP
      4.      Tes situasional
    Tes ini mengukur perilaku yang khas yang sangat dipengaruhi oleh variabel-variabel lingkungan. Ada dua bentuk tes situasional: tes contoh-kerja (work-sample test), dan tes simulasi manajemen atau tes permainan manajemen.
Contoh: Leaderless Group Discussion, In-Basket Test, Management atau Business Game.
      5.      Wawancara
      Wawancara merupakan salah satu teknik seleksi, dimana data tentang diri calon tenaga kerja dikumpulkan melalui pertanyaan-pertanyaan yang diajukan secara lisan.




Munandar, Ashar Sunyoto. (2014). Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta: Universitas Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar