Nama : Sheila
Rahmi Syafitri
Kelas : 3PA10
NPM : 1A514209
A. Keuntungan
dan Kelemahan Rekrutmen Internal dan Eksternal
Rekrutmen
Internal
Keuntungan :
1.
Karyawan telah familiar dengan perusahaan
2.
Biaya rekrutmen dan pelatihan lebih rendah
3.
Meningkatkan moral dan motivasi karyawan
4.
Peluang berhasil, karena penilaian kemampuan dan
keahlian lebih tepat
Kelemahan
:
1.
Konflik politik promosi posisi
2.
Tidak berkembang
3.
Masalah moral tidak dipromosikan
Rekrutmen Eksternal
Keuntungan
:
1.
Memiliki gagasan dan pendekatan baru
2.
Bekerja mulai dengan lembaran bersih dan
memperhatikan spesifikasi pengalaman
3.
Tingkat pengetahuan dan keahlian tidak tersedia
dalam perusahaan yang sekarang
Kelemahan
:
1.
Keterbatasan keteraturan antara karyawan dan
perusahaan
2.
Moral dan komitmen karyawan rendah
3.
Periode penyusunan yang lama
B. Alat
Ukur Psikologi yang Sering Digunakan Dalam Seleksi Karyawan
1. Tes kecakapan/kemampuan kognitif
Tes yang
dirancang untuk menentukan sejauh mana baiknya seseorang dapat melakukan sesuatu.
Tes kecakapan dapat dibedakan dalam kelompok-kelompok berikut: tes kecakapan
intelektual, tes kecakapan keruangan dan mekanikal, tes ketepatan pengamatan (perceptual accuracy), tes kecakapan
gerak (test of motor abilities).
Contoh: tes
Kecakapan Mental Umum (General Mental
Ability)
2. Tes kepribadian objektif
Tes ini merupakan
ukuran-ukuran dari ciri-ciri kepribadian yang mempunyai bentuk yang
berstruktur. Tidak ada jawaban-jawaban yang salah atau benar, individu sendiri
menetapkan jawaban mana yang paling sesuai dengan dirinya. Tes kepribadian
objektif dapat dibedakan ke dalam tes-tes kepribadian dan tes-tes minat
kejuruan (vocational interest).
Contoh: EPPS,
Holland, RMIB
3. Tes kepribadian proyektif
Tes ini merupakan
ukuran-ukuran dari ciri-ciri kepribadian yang bentuknya tidak terstruktur. Individu
harus memberikan jawaban-jawabannya terhadap rangsang-rangsang yang taksa (ambiguous). Jawaban-jawabannya ini akan
memperlihatkan secara lebih lengkap dinamika kepribadiannya.
Contoh: tes
Wartegg, DAP, HTP
4.
Tes situasional
Tes ini mengukur
perilaku yang khas yang sangat dipengaruhi oleh variabel-variabel lingkungan. Ada
dua bentuk tes situasional: tes contoh-kerja (work-sample test), dan tes simulasi manajemen atau tes permainan
manajemen.
Contoh: Leaderless Group Discussion, In-Basket Test, Management atau Business Game.
5.
Wawancara
Wawancara merupakan salah
satu teknik seleksi, dimana data tentang diri calon tenaga kerja dikumpulkan
melalui pertanyaan-pertanyaan yang diajukan secara lisan.
Munandar, Ashar Sunyoto. (2014). Psikologi Industri dan Organisasi. Jakarta: Universitas Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar