Kiat-kiat Untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan/SDM
Secara manajerial, tugas memotivasi dilakukan para pemimpin departemen masing, masing, mulai dari level paling bawah, menengah hingga atas. Peran pemimpin ini tidak lain untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan. Beberapa cara berikut dapat dilakukan dalam upaya memotivasi kerja karyawan:
a. Mengoptimalkan kinerja karyawan
Seorang pemimpin pasti memiliki keahlian dan keterampilan di bidangnya. Namun, keterampilan dalam memotivasi merupakan tugas yang tidak mudah. Memotivasi karyawan, terutama untuk mengoptimalkan kinerja, memerlukan pendekatan tersendiri. Tidak semua karyawan dapat dengan mudah mengenali kelebihan dan kekurangan saat mereka menjadi bawahan seorang manajer. Akan tetapi, pendekatan ini adalah cara termudah untuk mengevaluasi perkembangan kinerja setiap karyawan. Pendekatan yang dilakukan dua arah ini akan mudah menunjukkan kualitas karyawan yang sesungguhnya dengan prestasi kerja yang bagus. Cara ini pun dapat membantu karyawan yang kesulitan mengerjakan tugasnya untuk bisa berhasil meraih prestasi seperti karyawan lainnya.
b. Memberikan pendidikan dan pelatihan
Pendidikan dan pelatihan bisa menjadi alternatif dalam mengatasi rasa tidak puas, kejenuhan bekerja secara rutin, dan ingin menambah kompetensi sehingga berpengaruh pada kompensasi.Cara memotivasi ini sangat objektif apabila organisasi dapat memaksimalkan orientasi dan fokus karier karyawan yang sedang turun. Peluang mengikuti pendidikan dan pelatihan bagi karyawan selain untuk meningkatkan keterampilan kerja juga utnuk membangun kembali motivasi karyawan yang mulai turun.
c. Berikan reward bagi karyawan yang berprestasi
Kegiatan ini sangat berhubungan dengan balas jasa dan penilaian kinerja karyawan. Bagi karyawan yang juga termasuk manajer, kompensasi merupakan balas jasa sekaligus bentuk apresiasi dari perusahaan. Kompensasi ini dapat berupa pembayaran, insentif, dan keuntungan. Dalam konteks ideal, kompensasi juga dikatakan sebagai imbalan atau penghargaan yang adil dan layak bagi setiap karyawan.
Tidak ada salahnya manajemen atau melalui atasannya langsung memberikan penghargaan (reward) khusus kepada karyawan yang berprestasi, loyal, atau disiplin. Bentuk kompensasinya dapat berupa promosi jabatan,bonus, atau insentif di luar rutinitas. Bahkan, sebuah hadiah kecil dengan ucapan selamat dapat mewakili niat baik perusahaan untuk memaknasi hasil kerja karyawannya. Banyak perusahaan memanfaatkan momen reward ini untuk memberikan semangat bagi karyawan lainnya.
d. Gathering atau kebersamaan
Setiap pemilik perusahaan atau organisasi mendambakan lingkungan kerja yang hangat dan akrab, membuat karyawan merasa nyaman dalam menjalankan pekerjaannya. Kegiatan yang diprogramkan secara khusus dapat membangun kebersamaan sesama rekan kerja dan pemimpin mereka. Selain itu, kegiatan ini dapat direncanakan secara rutin dan kekeluargaan antara karyawan dan perusahaan. Hal inilah yang disebut sebagai cara untuk meningkatkan motivasi kerja karyawan. Hubungan ini dapat dirasakan oleh kedua belah pihak, baik karyawan maupun pemilik perusahaan sehingga akan mempromosikan budaya loyal. Harapan dari sikap loyal ini secara bersama-sama membesarkan organisasi. Adakan acara pertemuan rutin setiap bulannya, yang bisa mengakrabkan semua karyawan di perusahaan Anda.
Rozalena, Agustin, dkk. (2016). Panduan praktis menyusun pengembangan karier dan pelatihan karyawan. Jakarta: Raih Asa Sukses
Tidak ada komentar:
Posting Komentar