Nama : Sheila Rahmi Syafitri
Kelas : 3PA10
NPM : 1A514209
Apa Itu Psikologi Manajemen?
Psikologi manajemen adalah
ilmu yang mengatur tentang tingkah laku manusia dalam mengatur atau
mengendalikan sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan manusia. Menurut Ricky W. Griffin manajemen sendiri
didefinisikan sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian,
dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efesien.
Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara
efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir,
dan sesuai dengan jadwal.
Organisasi
Organisasi merupakan
sekelompok orang yang memiliki tanggung jawab untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi
(industri) dapat dipandang sbg suatu sistem terbuka dan sistem dilingkupi oleh suatu batas sistem.
Proses timbulnya organisasi kerja
atau industry terbagi menjadi dua:
-
berdasarkan perencanaan: dari pemikiran 1 orang untuk
membuat usaha besar, lalu disampaikan ke beberapa orang dan merencanakan semua
aspek yang akan terlibat dalam organisasi kerja tersebut.
-
mulai dari satu orang: wirausaha yang ingin membuka
usaha sendiri tanpa bantuan orang lain.
Kelompok
Kelompok adalah sejumlah orang
yang berinteraksi satu dengan yang lainnya, secara psikologikal ada satu sama
lain, dan mempersepsikan diri mereka sendiri sebagai kelompok.
Kelompok dibagi menjadi dua:
-
kelompok formal: diberi batasan yang berisi rincian
tugas-tugas dan tanggung jawab tertentu. Ex: kelompok komando, kelompok tugas
-
kelompok informal: tidak diberi batasan oleh struktur
organisasi dan terjadi secara spontan antara sejumlah tenaga kerja.
Fungsi Manajemen
Terdapat 4 fungsi paling
mendasar dari manajemen, yaitu:
1. Fungsi perencanaan (planning)
Perencanaan
mencakup hal-hal pemilihan atau penetapan tujuan organisasi dan penentuan
strategi, kebijakan, proyeksi, metode, sistem, anggaran, dan standar yang
dibutuhkan untuk mencapai tujuan.
Tahap-tahap
proses perencanaan:
a. Menetapkan tujuan, dimulai dengan keputusan tentang keinginan yang dibutuhkan dalam organisasi atau kelompok kerja.
b. Merumuskan keadaan saat ini, memahami kondisi perusahaan akan dapat memperkirakan masa depan.
c. Mengidentifikasi kemudahan dan hambatan, perlunya mengetahui kelemahan, kelebihan, kemudahan, dan hambatan dari suatu organisasi dalam mencapai tujuan.
d. Mengembangkan rencana untuk pencapaian tujuan, pengembangan berbagai alternatif untuk mencapai tujuan.
Manfaat perencanaan:
- mengidentifikasi peluang masa depan
- mengembangkan langkah-langkah yang strategis
- sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan
- mengidentifikasi dan menghindarkan permasalahan yang timbul di masa yang akan datang
- dengan mudah melakukan pengawasan.
a. Menetapkan tujuan, dimulai dengan keputusan tentang keinginan yang dibutuhkan dalam organisasi atau kelompok kerja.
b. Merumuskan keadaan saat ini, memahami kondisi perusahaan akan dapat memperkirakan masa depan.
c. Mengidentifikasi kemudahan dan hambatan, perlunya mengetahui kelemahan, kelebihan, kemudahan, dan hambatan dari suatu organisasi dalam mencapai tujuan.
d. Mengembangkan rencana untuk pencapaian tujuan, pengembangan berbagai alternatif untuk mencapai tujuan.
Manfaat perencanaan:
- mengidentifikasi peluang masa depan
- mengembangkan langkah-langkah yang strategis
- sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan
- mengidentifikasi dan menghindarkan permasalahan yang timbul di masa yang akan datang
- dengan mudah melakukan pengawasan.
2. Fungsi pengorganisasian (organizing)
Pengorganisasian
merupakan proses penyusuan struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan,
sumber daya organisasi, dan lingkungan tempat organisasi berada.
Tiga
aspek dari fungsi pengorganisasian:
- menetapkan struktur organisasi
- mendelegasikan wewenang
- memantapkan hubungan
- menetapkan struktur organisasi
- mendelegasikan wewenang
- memantapkan hubungan
3. Fungsi pengarahan (directing)
Fungsi
pengarahan adalah membuat karyawan melakukan apa yang diinginkan dan harus
dilakukan. Fungsi ini melibatkan kualitas, gaya, dan kekuasaan pemimpin.
4. Fungsi pengawasan dan pengendalian (controlling)
Pengawasan
merupakan tindakan seorang manajer untuk menilai dan mengendalikan jalannya
suatu kegiatan demi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.
Langkah-langkah
proses pengawasan:
a. Menetapkan standard dan metode untuk mengukur prestasi;
b. Mengukur prestasi kerja;
c. Menentukan apakah prestasi kerja sudah sesuai dengan standar atau belum;
d. Pengambilan tindakan koreksi bila pelaksanaannya menyimpang dari standar.
https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen
http://www.artikelsiana.com/2015/08/pengertian-manajemen-fungsi-prinsip.html
a. Menetapkan standard dan metode untuk mengukur prestasi;
b. Mengukur prestasi kerja;
c. Menentukan apakah prestasi kerja sudah sesuai dengan standar atau belum;
d. Pengambilan tindakan koreksi bila pelaksanaannya menyimpang dari standar.
https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen
http://www.artikelsiana.com/2015/08/pengertian-manajemen-fungsi-prinsip.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar